PSG Langgar Aturan FFP? Gara Gara Melakukan Transfer Gila Gilaan

 PSG benar-benar agresif di bursa transfer musim panas ini. Beberapa pemain top didatangkan, termasuk Lionel Messi dari Barcelona.

Jumat (6/8/2021) lalu, Messi dipastikan bakal berpisah dengan Blaugrana. Kedua pihak sudah mencapai kesepakatan kontrak baru, tapi tidak bisa memenuhi aturan La Liga terkait salary cap.

Kepastian kepergian Messi ini disambut PSG dengan cepat. Raksasa Ligue 1 ini jadi satu-satunya kandidat klub baru Messi, bahkan nyaris tidak ada pesaing.

Dibaca Juga : Madrid Vs Milan Skor Kacamata di Laga Uji Coba

Menariknya, keberanian PSG ini mengundang tanda tanya besar. Mungkinkah transfer PSG melanggar aturan FFP?

Kabarnya, PSG berhasil mengikat Messi dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan satu tahun. Tidak ada biaya transfer, hanya gaji total 35 juta euro (plus bonus).

Masalahnya, sekitar setahun terakhir pendapatan setiap klub merosot drastis akibat pandemi. PSG juga terdampak, seharusnya pendapatan mereka tidak terlalu besar.

Nah di tengah kondisi tersebut, mereka harus membayar gaji pemain-pemain mahal seperti Ramos, Messi, Donnarumma, dan Wijnaldum.

PSG diyakini sudah tahu caranya menyiasati aturan FFP. Belum jelas apakah UEFA akan melakukan investigasi mendalam.

Menurut laporan di Prancis, dengan transfer pemain musim panas ini, PSG telah menambahkan total 30 juta euro ke dalam beban gaji mereka.

Kedatangan Messi bakal menambah jumlah tersebut jadi total 70 juta euro. Angka ini tentunya sangat besar sebagai tambahan gaji dalam satu musim panas saja.

Dibaca Juga : Madrid Vs Milan Skor Kacamata di Laga Uji Coba

Satu-satunya dalih PSG adalah mereka mendapatkan sebagian besar pemain dengan gratis, tanpa biaya transfer. Namun, belum jelas apakah pembelian itu membuat perbedaan.

Aturan FFP menegaskan bahwa klub bisa mengeluarkan uang sama dengan pendapatan mereka. Maksimal klub boleh melebihi batas 30 juta euro dalam tiga tahun, tidak bisa lebih.

Anehnya, PSG tampak mengabaikan settiap aturan tersebut, contohnya dalam transfer Neymar. PSG sempat diselidiki UEFA, tapi lolos dari hukuman.

Diduga PSG menunjukkan pendapatan besar dari kesepakatan sponsorship seperti Ooredoo, Qatar International Bank, dan Qatar Tourism Authority.

Sejauh ini cara itulah hyang dilakukan PSG untuk menyiasati FFP. Sepertinya hal yang sama akan terulang musim panas ini.

DIBACA JUGA :

ADMIN

ADMIN

2 thoughts on “PSG Langgar Aturan FFP? Gara Gara Melakukan Transfer Gila Gilaan

  1. I discovered your blog post site on google and appearance a few of your early posts. Always keep within the great operate. I just now additional increase RSS feed to my MSN News Reader. Looking for toward reading more from you finding out at a later date!…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Powered by Live Score & Live Score App