Jakarta – Terduga teroris di wilayah Condet yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, untuk mengistilahkan bahan peledak mereka menggunakan kode takjil, Jakarta Timur dan Kabupaten Bekasi.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Fadil Imran mengatakan dari salah seorang terduga teroris berinisial BS hal tersebut saat dibeberkan peran masing-masing.

Adapun empat orang yang diringkus di dua tempat di Condet dan Bekasi itu berinisial ZA, BS, AJ, dan HH.

Dalam penangkapan itu, ditemukan mereka memasukan bahan peledak itu menjadi lima bom toples dengan daya ledak besar dari sejumlah bahan peledak aktif yang sudah dirakit oleh para tersangka.

“Diperkirakan dapat membuat sekitar 70 bom pipa, dari 5 bom toples dengan berat 3,5 kg,” ungkapnya.

Fadil menyebut, HH berperan membuat rencana taktis dan teknis dalam pembuatan bom dan para tersangka mengetahui cara membuat bom dari HH.

“Mengirimkan video teknis pembuatan dan membiayainya,” ucapdia.

Hingga Senin (29/03/2021) sore, polisi telah menangkap terduga teroris termasuk Condet dan Bekasi sebanyak 13 orang terduga teroris di sejumlah lokasi.


DIBACA JUGA :

ADMIN

By ADMIN

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Powered by Live Score & Live Score App