Ada pepatah yang mengatakan bahwa mencintai tidak harus memiliki, tetapi menikahi berarti harus mencintai Menikah dengan seseorang yang kita cintai sudah pasti sangat membahagiakan. Apa kalian sepakat?

Tetapi mari kita lihat lewat sudut pandang yang berbeda. Jatuh cinta dan berpacaran pasca menikah sepertinya bukanlah perkara yang menakutkan melalui penggalan kehidupan orang di sekitar.

Lalu, dalam sebuah pernikahan benarkah cinta hal yang paling penting?

Jadi, sebuah pernikahan jelas membutuhkan dan pada hakikatnya cinta adalah sebuah ketertarikan, nafsu, dan kasih sayang. Tetapi keterikatan pada komitmen yang terjalin itu yang bisa membuatnya bertahan.

Sejatinya cinta akan tumbuh dalam wadah yang subur. Pepatah Jawa mengatakan, Cinta akan tumbuh dengan sendirinya setelah terbiasa bersama-sama yaitu witing tresno jalaran soko kulino, benarkah?

Pada prinsipnya, menikah tidak cukup hanya bermodalkan cinta.
Bukankah tidak sedikit yang menikah setelah jatuh cinta, tetapi begitu bulan madu berakhir kehidupan menjadi sepahit empedu? Padahal sebelum menikah saling mencinta setengah gila?. Dan bukankah tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena perselingkuhan,

Tetapi tidak penting kapan kita jatuh cinta pada pasangan. Setelah atau sebelum menikah, keinginan untuk menjaganya adalah yang terpenting. Intinya, cinta itu penting dalam sebuah pernikahan.

Karena cinta akan menyulitkan jika terjadi dalam waktu dan pada orang yang tidak tepat. Namun, jatuh cinta akan terasa menyenangkan jika terjadi dalam situasi yang sebaliknya.

Cinta memang penting. Tetapi yang bisa membuat kebersamaan bertahan lama adalah kesetiaan, saling menghargai, serta rasa saling menjaga.

Kau akan dibuat jatuh cinta olehnya sampai mati bila membuat wanitamu jatuh cinta berkali-kali.

ADMIN

By ADMIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by Live Score & Live Score App