Kylian Mbappe mempunyai sikap yang cukup manja dan mudah sekali kesal.  Dan dikabarkan menjadi salah satu faktor utama kegagalan Prancis di pentas Euro 2020.

Sungguh disayangkan, karena langkah Prancis harus terhenti di babak 16 besar usai kalah adu penalti dari Swiss di Arena Nationala, Bucharest, Selasa (29/6/2021.

Kepastian tersingkirnya Prancis didapat setelah Mbappe sebagai eksekutor terakhir mereka dalam babak adu penalti gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Dibaca Juga : Kontrak Messi di Barcelona Resmi Berakhir di hari ini!!

Masalah dengan Giroud

Tanda-tanda ketidakharmonisan di skuad Prancis sebenarnya sudah tercium sebelum turnamen digelar, tepatnya ketika Olivier Giroud merasa bahwa ia tak mendapat cukup suplai bola dari rekan setimnya.

Mbappe pun diyakini kesal terhadap komentar Giroud. Meski Giroud sudah mengklarifikasi bahwa pernyataannya itu bukan ditujukan untuk Mbappe, tetapi pemain 22 tahun itu tetap marah.

Dilansir L’Equipe, melihat tingkah Mbappe yang terlalu mudah kesal, para pemain senior di skuad Prancis seperti Steve Mandanda, Hugo Lloris, hingga Moussa Sissoko pun merasa lelah.

Permasalahkan Hotel dan Aturan

Lebih lanjut, Mbappe yang terlalu bete terkait masalah dengan Giroud pun kemudian mempersoalkan hal lainnya, mulai dari fasiltas hotel hingga kebijakan dilarang bertemu keluarga.

Karena konsekuensi venue laga Prancis berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain, alhasil skuad Les Bleus pun tak bisa merasakan markas latihan yang besar. Kabarnya, Mbappe paling kecewa dengan fasiltas hotel Marriott di Bucharest, Rumania.

Paul Pogba sebenarnya sudah meminta kepada federasi Prancis untuk menginap di Gardony yang berjarak 50 kilometers dari Bucharest. Di sana hotel memiliki fasiltas menghadap langsung ke danau.

Dibaca Juga : Belgia Vs Italia: apakah Romelu Lukaku akan Main Bertahan?

Namun, permintaan tersebut ditolak. Skuad Prancis harus menginap di Marriott, di mana kamar hotel tidak bisa dibuka. Para pemain, termasuk Mbappe pun kecewa.

Satu lagi yang dipermasalahkan Mbappe adalah tidak bolehnya mereka bertemu keluarga. Para pemain berpendapat harusnya mereka dibolehkan karena skuad lain bisa demikian. Namun, federasi Prancis beralasan bahwa skuad harus tetap berada di gelembung untuk terhindar dari Covid-19.

DIBACA JUGA :

ADMIN

By ADMIN

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Powered by Live Score & Live Score App