Menteri Kesehatan indenesia Budi Gunadi Sadikin mengaku Indonesia kebobolan Varian Delta di jalur laut. Maka hal tersebut kini pemerintah memperketat pintu keluar masuk baik darat, udara, dan jalur laut dengan mewajibkan orang yang datang sudah divaksinasi dan dites COVID-19 PCR tiga kali.

DIbaca juga : Real Madrid Bantai 5-1 Celta Vigo, Reaksi Netizen ?

“Perlu disadari bahwa pintu masuk kemarin membawa Varian Delta dan kemarin kebobolan, makanya kita lupa menjaga dari sisi lautnya, karena banyak kapal-kapal pengangkut barang yang masuk ke Indonesia dari India. Krunya diizinkan keluar sehingga menularkan Varian Delta,” kata Menkes Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI Selasa (14/9/2021).

Dibaca juga : Miliki Varane Dan Ronaldo, Setan Merah Tekadkan Juara UCL

Untuk sakarang banyak WNA maupun WNI yang baru tiba ternyata sudah positif COVID-19 padahal sudah membawa surat negatif Corona.Dan paling banyak dari Arab Saudi, Malaysia, hingga Uni Emirat Arab.

Dibaca juga : Presiden LaLiga Menyindir Cara Kerja PSG Lagi

https://96f29e2cde9232e120e98514bd71403e.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html “Untuk hal tersebut kita akan segera melakukan kerja sama bilateral dengan Kemenkes di tiga negara tersebut untuk memastikan membatasi lab-lab apa saja yang boleh kita terima, yang bersertifikasi dengan baik di otoritas lokalnya untuk memastikan bahwa test PCR-nya memang sudah bagus dan baik,”

Sejak pertama kali ditemukan, Varian Delta sudah mendominasi ke seluruh provinsi di Indonesia kecuali Sulawesi Barat. Sampel yang paling banyak teridentifikasi Varian Delta adalah di DKI Jakarta dengan sudah lebih dari 800 kasus Varian Delta.

Berikut ini bukti terbarunya berdasarkan update data Balitbangkes Kemenkes RI 11 September 2021.

Varian Corona Delta: 2.471

  • Aceh: 18 kasus
  • Sumatera Utara: 73 kasus
  • Sumatera Barat: 75 kasus
  • Bengkulu: 3 kasus
  • Sumatera Selatan: 9 kasus
  • Jambi: 1 kasus
  • Kepulauan Riau: 7 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 27 kasus
  • Riau: 30 kasus
  • Lampung: 5 kasu
  • Banten: 28 kasus
  • Jawa Barat: 383 kasus
  • DKI Jakarta: 825 kasus
  • DIY: 20 kasus
  • Jawa Timur: 32 kasus
  • Jawa Tengah: 196 kasus
  • Bali: 23 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 46 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 102 kasus
  • Kalimantan Tengah: 3 kasus
  • Kalimantan Barat: 28 kasus
  • Kalimantan Timur: 299 kasus
  • Kalimantan Utara: 38 kasus
  • Kalimantan Selatan: 33 kasus
  • Sulawesi Selatan: 19 kasus
  • Sulawesi Utara: 8 kasus
  • Sulawesi Tengah: 42 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 20 kasus
  • Gorontalo: 1 kasus
  • Maluku: 10 kasus
  • Maluku Utara: 30 kasus
  • Papua: 12 kasus
  • Papua Barat: 15 kasus

Varian Corona Alpha: 65 kasus

  • Sumatera Utara: 2 kasus
  • Riau: 1 kasus
  • Sumatera Selatan: 1 kasus
  • Lampung: 1 kasus
  • Kepulauan Riau: 7 kasus
  • DKI Jakarta: 37 kasus
  • Jawa Barat: 11 kasus
  • Jawa Timur: 2 kasus
  • Jawa Tengah: 1 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Corona Beta: 22 kasus

  • Jawa Barat: 7 kasus
  • DKI Jakarta: 12 kasus
  • Jawa Timur: 2 kasus
  • Bali: 1 kasus

ADMIN

By ADMIN

Powered by Live Score & Live Score App